Rabu, 4 November 2026
Redaksi
Ekonomi

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi US$149,9 Miliar pada Oktober 2025, Bank Indonesia: Sektor Eksternal Tetap Kuat

Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar 149,9 miliar dolar AS, meningkat dari 148,7 miliar dolar AS pada akhir September 2025. Posisi ini setara 6,2 bulan impor dan jauh di atas standar kecukupan internasional.

The entrance gate of Bank Indonesia in Bandung, showcasing the iconic logo and architecture.
IKLAN / ADVERTISEMENT
Slot Periklanan Nusantara24Jam (IN_ARTICLE)

JAKARTA, nusantara24jam.my.id — Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 tercatat sebesar 149,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini meningkat dibandingkan posisi akhir September 2025 yang berada di level 148,7 miliar dolar AS, sebagaimana diumumkan secara resmi oleh BI pada 7 November 2025.

Faktor Pendorong Kenaikan

Menurut keterangan resmi Bank Indonesia, kenaikan cadangan devisa bulan Oktober 2025 bersumber dari beberapa faktor utama:

  • Penerbitan surat utang global (global bond) pemerintah yang berhasil menarik minat investor internasional;
  • Penerimaan pajak dan jasa yang memberikan kontribusi positif terhadap posisi devisa;
  • Langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah yang ditempuh Bank Indonesia di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Kecukupan Cadangan Devisa

Posisi cadangan devisa per akhir Oktober 2025 tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor, atau setara 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Capaian ini berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya ditetapkan sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal Indonesia serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional secara keseluruhan.

Konteks Ketahanan Ekonomi Nasional

Cadangan devisa merupakan salah satu indikator kunci ketahanan ekonomi suatu negara. Dengan posisi cadangan devisa yang kuat, Indonesia memiliki kemampuan yang memadai untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah, membayar kewajiban luar negeri, serta menghadapi guncangan eksternal akibat dinamika perekonomian dan pasar keuangan global.

Bank Indonesia menyatakan akan terus menjaga kecukupan cadangan devisa guna mendukung terjaganya stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia dalam jangka panjang, selaras dengan mandat Bank Sentral dalam menjaga stabilitas nilai Rupiah.


Sumber: Keterangan Resmi Bank Indonesia, 7 November 2025 (bi.go.id)

Klarifikasi & Hak Jawab Pembaca

Nusantara24Jam senantiasa mengedepankan akurasi fakta dan keberimbangan warta. Apabila pihak terkait hendak memberikan klarifikasi, koreksi data, atau hak jawab, silakan hubungi meja redaksi melalui surat elektronik resmi kami di [email protected].

N24
Redaksi Nusantara24Jam
Identitas kelembagaan terpadu Nusantara24Jam yang menyajikan warta informatif dan berimbang dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Komentar yang masuk dimoderasi demi kenyamanan bersama.